Senin, 16 November 2009



KARATE SEBAGAI SENI BELA DIRI


Sepanjang sejarah kehidupan manusia, keberadaan beladiri jadi suatu kebutuhan : manusia kerap memanfaatkan kaki dan tangannya sebagai senjata utama guna melindungi diri menghadapi kerasnya kenyataan duniawi. Karate?
Asal-usul karate berasal dari kempo alias seni beladiri tinju Cina (China Boxing)-diciptakan oleh Darma, Guru Budha yang Agung, manakala tengah bermeditasi di Biara Shorinji, Mt-Sung, Provinsi Henan, Cina (generasi Darma selanjutnya menyebut beladiri ini dengan nama Shorinji Kempo)-yang berakar di Okinawa melalui kontaknya dengan Cina pada medio abad ke-14. Pada abad itu, pengadilan Bakhuco (di bawah penguasa setempat) di Okinawa membuat larangan penggunaan senjata. Itulah sebabnya embrio beladiri karate muncul.
Dalam budaya (bahasa) Cina, kempo berasal dari kata kara yang berarti Cina dan te yang berarti tangan. Di Jepang, pada proses perkembangannya kemudian, kara berarti kosong dan te berarti tangan, jadi hakikatnya, seni beladiri karate merupakan suatu bentuk beladiri yang mengandalkan tangan kosong. Lahirnya karate sebagai seni beladiri diketahui pada abad ke-19.
Adalah Matsumara Shukon (1797-1896)-seorang prajurit samurai dan pelindung Raja Soko Okinawa-yang berjasa melahirkan seni beladiri karate. Ia menciptakannya dengan menggabungkan unsur seni militer Jepang (bushido).
Matsumara adalah pendukung adanya dua kebijakan : latihan militer (fisik) dan kesarjanaan (intelektualitas). Ia-lah anggota kelas berkuasa di Pulau Ryuku yang berjasa meletakkan pondasi dasar dan pengembangan ilmu karate..
Gichin Funakoshi, penemu shotokan, mengemukakan suatu filosofi bahwa karate yang sesungguhnya adalah dalam kehidupan sehari-hari, pikiran dan tubuh seseorang dilatih dan dikembangkan dalam kerendahan hati. dan, pada sat-saat kritis, ia akan mengabdi seluruhnya pada keadilan.

Jumat, 13 November 2009

Kushin Ryu. M Karate-Do Indonesia


               SUMPAH KARATE

      SANGGUP MEMELIHARA KEPRIBADIAN  
      SANGGUP PATUH KEPADA KEJUJURAN  
      SANGGUP MEMPERTINGGI PRESTASI  
      SANGGUP MENJAGA SOPAN SANTUN  
      SANGGUP MENGUASAI DIRI

    ( Wiara )Gashoku KKI ranting Malangbong


    Dojo SMP.N 1 Malangbong

    Kushin Ryu.M Karate-Do Indonesia

    Dojo SMP.N.I Malangbong.
    Intruktur : Wiara Kautsar


    Rabu, 11 November 2009

    Ujian Tingkat Kyu KKI Malangbong - Garut



    ( Wiara Kautsar )
    KKI Ranting Malangbong Telah melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat " Kyu " yang Bertemapt digedung Olahraga Malanbgong dengan Jumlah Peserta Sebayak 30 Orang dianatranya Siswa Dojo SMK.N 7 Garut Sebanyak 12 Orang :

    1 Dian Nur Anugrah Kyu. 6
    2 Neneden Hamidah Kyu. 6
    3 Andre Kyu. 6
    4 Yanti Susanti Kyu. 6
    5 Ardi Wiranata Kyu. 6
    6 Apep Triana Kyu. 6
    7 Agus Solihin Kyu. 6
    8 M. Ridwan Kyu. 6
    9 Cucu Jubaedah Kyu. 6
    10 Ujang Darisman Kyu. 6
    11 Dede Riswandi Kyu. 6
    12 Winarti Kyu 6

    Siswa Umum Dojo Ranting Malangbong :

    1 Tiitan Maulana Kyu 5
    2 Ardi Irfan Kyu 5
    3 Asep Hendi Kyu 5

    1 Indra Maulana Kyu 4
    2 L o u i s Kyu 4
    3 Agung Permana Kyu 4
    4 F a j a r Kyu 4


    1 Budi Fajar Rohman Kyu II
    2 I f a n Kyu II
    3 Farikul Umam Kyu II
    4 Heri Suprianto Kyu II
    5 Asep Suherman Kyu II


    1 Imam Khoyerul Alam Kyu I
    2 Solehudin Kyu I

    3 Mega Anadara Malaon Kyu I
    4 Nina Lesmana Kyu I

    Rabu, 28 Oktober 2009

    Prinsip Dojo Kushion Ryu



    Prinsip DOJO (DOJO-KUN) Kushin Ryu

    1. Pelihara Semangat Perdamaian
    2. Utamakan Sopan Santun
    3. Rendah Hati
    4. Kendalikan Emosi
    5. Tingkatkan butoku (Moral dalam Budo)

    PEDOMAN KARATE DO

    • Ketuhanan YME
    • Setia pada bangsa dan tanah air Indonesia
    • Bersikap Jujur dan Sportif
    • Berjiwa tabah
    • Berani
    • Berjiwa Suka menolong sesama
    • Disiplin
    • Dapat menguasai diri
    • Bersikap ksatria dan Sopan santun
    • Setia pada jiwa kataredo

    SUMPAH KARATE


    1. SANGGUP MEMELIHARA KEPRIBADIAN
    2. SANGGUP PATUH KEPADA KEJUJURAN
    3. SANGGUP MEMPERTINGGI PRESTASI
    4. SANGGUP MENJAGA SOPAN SANTUN
    5. SANGGUP MENGUASAI DIRI